Website counter

Selasa, 17 Juli 2012

[Renungan] Buat apa sih Kuliah? #jangankuliah (MUST READ!)


Selamat siang agan, ane cuma mau nge-share dikit nih..dibaca sampai habis dulu ya terus dicomment, jangan cuma terpancing oleh judulnya :D

Kuliah



Memang apa sih kerennya jadi mahasiswa? Kamu pikir kamu keren kalau jadi mahasiswa? Dengan jas almamater yang heroik kamu jadi bisa kembali ke sekolah kamu dan berkata, “saya sekarang mahasiswa UNAIR loh” atau “ini nih lihat jaket kuning UI gw”.

Okey, itu memang salah satu bagian menyenangkan yang bisa dibanggakan, tapi kalo udah bangga, kamu mau apa? Apa yang kamu dapatkan dari kebanggaan tersebut?

‘seneng aja’

‘kepuasaan batin’

‘yah keren aja sih’

Ada lagi kah ?

Kamu udah yakin dengan pilihan jurusan dan kampus kamu? Sudah sesuai dengan panggilan jiwa belum? Atau kamui masih bohong sama diri kamu?

‘iya saya sudah yakin kok sama pilihan saya’

‘ah masa sih?, yakin? Itu kok muka masih belum pede tampaknya’

‘ya dibuat yakin dong, kan sudah keterima’

‘bener nih gak nyesel?’

‘emang ada pilihan lain kah?’

Kamu sudah jadi mahasiswa nih sekarang, lalu kamu mau jadikan titel kamu nanti untuk apa? Mau dijadikan apa titel yang kamu raih?

Sobat, kata rektor saya dulu, biaya standar untuk seorang sarjana teknik adalah Rp.28.000.000 setiap semesternya. Jumlah yang yang gak kecil loh, coba saya tanya berapa biaya kuliah? Dulu saya di ITB 1.850.000 per semesternya. Kabarnya sekarang sudah mencapai hingga 5 juta rupiah per semesternya. Okelah kita pakai standar sekarang saja, dan dengan asumsi biaya sarjananya tetap.

Hutang


Dengan asumsi ini saja saya bisa mengatakan kalau dalam satu semester, minimal kita sudah memiliki hutang 23 juta per semesternya. Hutang? Pasti banyak yang bertanya, itu hutang ke siapa? Hutangnya ke Rakyat Indonesia kawan. Mereka yang bayar pajak itu telah mensubsidi kuliah kamu, khususnya buat kamu yang kuliah di kampus negeri.

Pendidikan yang berkualitas itu hakekatnya memang mahal, pertanyaannya siapa yang akan menanggung biaya pendidikan tersebut? Dalam kasus Indonesia, rakyatlah yang juga dibebankan untuk membiayai kuliah kita.

Saat pertama kali masuk ITB beberapa tahun yang lalu, seorang alumni yang sangat senior berbicara dalam sebuah sesi seminar.

“untuk masuk ITB, perbandingan tingkat kompetisinya adalah 1 banding 20. Artinya ketika kamu bahagia karena telah masuk ITB, ada 19 anak muda Indonesia lain yang menangis kecewa karena gagal diterima di ITB.

Kamu kuliah di subsidi oleh rakyat, maka untuk membalas budi pengorbanan uang yang telah rakyat berikan, kamu minimal harus bisa kasih makan ke 76 orang lainnya. Darimana angka 76 tersebut?

Kita asumsikan 19 orang tersebut menikah dan memiliki dua anak saja, maka itu berarti 19 dikali 4 yaitu 76 orang”

Kata-kata tersebut selalu terngiang di benak saya hingga saat ini, saya selalu berpikir dan mencari jalan bagaimana bisa membuka kesempatan menambah penghasilan bagi 76 orang. Tentu bukan hanya dengan membuka lapangan kerja dengan menjadi entrepreneur, banyak cara untuk bisa berbagi seperti dengan aktivitas sosial.

Bagaimanapun caranya, itulah yang perlu kita sama-sama pikirkan. Bahwa kamu jadi mahasiswa itu tidak mudah dan tidak bisa asal-asalan. Kamu perlu tanya ke diri kamu, “saya mau berkontribusi apa selama jadi mahasiswa dan setelah lulus untuk negeri ini?

Karena kuliah kamu bukan hanya menyangkut diri kamu, tetapi juga ratusan juta rakyat Indonesia di masa kini dan masa depan. Mahasiswa seringkali disebut sebagai unsur perbaikan negara, ya benar adanya kalimat tersebut. Karena ditangan mahasiswa yang nantinya akan masuk ke dunia nyata lah negeri ini bergantung harapan.

Kamu kuliah, kamu termasuk dalam 18% rakyat Indonesia usia 18-23 tahun yang beruntung bisa menikmati bangku di perguruan tinggi. Jumlahnya tidak sampai 4.5 juta saja mahasiswa itu. Maka renungkanlah nasih 78%  rakyat Indonesia yang lainnya


Karena kamu itu mahasiswa, ada kata MAHA di depan siswa. Maha itu identik dengan tidak terbatas dan tidak pernah habis. Perlu di ingat, bahwa penggunaan kata MAHA itu identik dengan sesuatu yang berhubungan dengan Tuhan (e.g Maha Pengasih,dan Maha Penyayang). Menariknya bahasa Inggris nya dari Mahasiswa adalah student, atau terkadang ditambahkan College Student. Bahasa arabnya mahasiswa adalah thulabiy, sama dengan siswa. Mereka tidak menggunakan terminologi Great Student atau AkbaruThulabiy sebagai kata ganti mahasiswa.

Hanya di Indonesia yang menggunakan pola kata seperti ini. Kenapa? Karena ada sebuah harapan khusus bagi mahasiswa Indonesia untuk bisa memiliki karakter seorang MahaSiswa, seorang yang tidak pernah terbatas hasratnya untuk bisa menuntut ilmu.

Dalam sebuah lirik lagu perjuangan kampus yang berjudul “Kampusku”, sang pengubah lagu menuliskan seperti ini:
Berjuta Rakyat Menanti Tanganmu

Mereka Lapar dan Bau Keringat

Kusampaikan Salam Salam Perjuangan

Kami Semua Cinta Indonesia

Tapi kamu juga jangan terlalu Geer dulu dengan segala sanjungan untuk mahasiswa, itu gak sekeren itu kok, kadang malah cuma klise belaka. Saya malah berpikir terlalu banyak pujian untuk seorang yang menyandang label mahasiswa. Padahal jadi mahasiswa gak sekeren itu kok, apa sih mahasiswa? Belajar males, kajian kebangsaan cuek, demo di jalan gak mau, kegiatan pengembangan masyarakat juga gak peduli, bahkan fokus pada kompetensinya saja juga enggan.



Apa sih mahasiswa itu? Cuma mampu mejeng dengan tampang keren, sok bawa mobil ke kampus padahal uang orang tua. Bergaya sana sini, ganti pacar tiap bulan, gak nyimak dosen di kelas, ke kampus dandannya udah seperti mau ke resepsi pernikahan.

Ngapain sih tuh mahasiswa? Selama empat tahun di kampus akhirnya gak aplikasi ilmunya, berpikir gimana ngasih makan dirinya saja, lupa kalau dia di bayarin rakyat saat kuliah, jadi manusia hedon yang lupa kalau masih banyak rakyat yang lapar dan bau keringat.

Ah mahasiswa, apa pentingnya? Cuma bisa kritik keadaan negeri tanpa mau berpikir apa yang bisa ia lakukan untuk negerinya. Hanya ribut diantara mahasiswa, bakar ban dan akhirnya rakyat lagi yang kembali menderita.

HEI KAMU YANG MENGAKU MAHASISWA !

Coba sekarang saya tanya buat kamu yang mau lulus kuliah, buat apa sih kamu kuliah? Abis kuliah mau kemana?
‘ikutin aja kemana angin membawa’

‘yah kita lihat nantilah gimana abis wisuda’

‘mau kerja dulu deh, sambil mikir mau ngapain setelahnya’


Umm. Okey, tidak ada yang salah dengan kalimat-kalimat tersebut. Tetapi kalimat-kalimat ini menandakan masih banyak diantara mahasiswa dan alumni muda yang bahkan tidak tau mau ngapain setelah lulus.

Helloooo

Dimana #panggilanjiwa kamu kawan? Masih belum berjumpakah dengan #panggilanjiwa kamu itu? Atau bahkan kamu tidak berusaha mencarinya?

Sobat,apakah dunia kampus belum cukup untuk kamu dalam mem-#bangunmimpi? Butuh berapa lama lagi untuk kamu agar bisa menemukan dan merencanakan mimpi besar kamu sobat? Atau jangan jangan kamu lebih nyaman dalam ketidakpastian mimpi kamu?

Mereka yang tidak punya mimpi akan terjebak pada kegalauan hidup, dan bila kegalauan hidup menemani mereka maka ketidakpastian akan menjadi sahabat, dan akhirnya berujung pada ketidakjelasan manfaat hidup itu sendiri.

APA KONTRIBUSI KAMU UNTUK NEGERI?

Percuma saja kamu kuliah kalau ternyata pilihan jurusannya bukan yang kamu minati, bohong dengan #panggilanjiwa hanya untuk mengejar titel di kampus negeri saja. Hidup itu bukan sekedar titel kamu di dapat dimana, tetapi kamu mau berbuat apa dengan titel tersebut untuk kebaikan dan kebermanfaatan.

Kamu pikir jadi alumni dari kampus beken itu terjamin masa depannya kawan? Saya justru banyak kenal teman, senior, dan junior saya di kampus yang luntang-luntung gak jelas karena penuh kegalauan dalam menatap masa depan. Mereka tidak membangun karakter diri selama jadi mahasiswa. Akibatnya? Hidup segan, Mati enggan.


Lantas, apa yang bisa dibanggakan ketika setelah lulus hanya menjadi sekrup kapitalis yang menghambakan diri pada uang dan rela ketika sumber daya negeri ini dikeruk untuk kepentingan asing semata. Apa kalian lupa kalau kalian kuliah disubsidi oleh negara? Uang rakyat itu kawan? Hasil pajak mereka yang berharap negeri ini lebih baik.

Buat saya, percuma belajar mati-matian masuk perguruan tinggi kalau ujung-ujungnya hanya memetingkan isi perut belaka dan tidak mampu berkontribusi untuk bangsa. Sayang banget kawan, bila 4-5 atau bahkan 6 tahun kuliah pada akhirnya hanya menjadi perusak negeri, yang serakah atas kebutuhan dunia.

Atau lebih sadis lagi mereka para koruptor yang menghabiskan hidup untuk merusak moral sosial bangsa. Seharusnya mereka mereka inilah yang di klaim oleh Malaysia bukan budaya Indonesia.

Rakyat negeri ini membiayai kamu kuliah bukan hanya untuk mendapatkan IPK Cum Laude atau terancam Cum Laude. Yakin nih yang IPK nya 4.00 itu benar-benar cerdas? Jangan-jangan mereka cuma seorang robot yang jago menyelesaikan soal ujian, tetapi gamang dalam menghadapi soal kehidupan.

sumber : kaskus

Jumat, 18 Mei 2012

Pengenalan Pola Deret Angka dan Huruf


Pengenalan pola (pattern recognition) merupakan salah satu hal yang sering diujikan dalam test IQ, TPA, TBS dan Psikotes. Soal bisa berupa deretan gambar, angka, atau simbol lainnya. Bikin soalnya juga relatif mudah. Tinggal tentukan pola yang diinginkan, sesuai tingkat kesulitannya, kemudian gambarkan/tuliskan anggota-anggota awal dari pola, kemudian pembuat soal tinggal meminta orang lain meneruskannya.

Untuk menghindari ambiguitas (pola yang berlainan memiliki anggota-anggota awal yang sama, sehingga memungkinkan jawaban lebih dari satu macam), banyaknya anggota awal yang ditampilkan dalam soal harus mencukupi. Untuk keseragaman, dalam topik ini usahakan soal terdiri dari 6 suku awal, dan jawaban berupa dua suku selanjutnya, disertai pola yang dipakai.

Contoh :
soal : 1, 2, 3, 4, 5, 6, ..., ...
jawab: 7, 8
pola : suku berikutnya adalah suku sebelumnya ditambah 1.

Contoh :
soal : 14, 17, 20, 23, 26, 29, ..., ...
jawab: 32, 35
pola : suku berikutnya adalah suku sebelumnya ditambah 3.

Contoh :
soal : 1, 2, 3, 5, 8, 13, ..., ...
jawab: 21, 34
pola : suku berikutnya adalah hasil penjumlahan dari suku sebelumnya.

Dalam pengenalan pola, membuat soal jauh lebih mudah daripada menyelesaikannya  :P.

Jadi cobalah membuat soal terlebih dahulu. Yang sederhana saja dulu, namun usahakan agar soal yang kamu  buat tidak ambigu (dapat diselesaikan dengan beberapa macam cara sekaligus). Posisi jawaban juga tidak harus di ujung belakang soal, bisa saja ditaruh di depan atau di tengah. Biasanya soal seperti ini akan membutuhkan pemikiran yang lebih panjang untuk menjawabnya.

Silakan yang punya soal pengenalan pola yang menantang untuk ditampilkan di post komentar ^_^
semoga bermanfaat 

Selasa, 24 April 2012

Download Soal Latihan TPA

Download Soal Latihan TPA disini : Download Disini

Bimbel Online gelombang kedua setelah UAN ^_^


hallo kawan-kawan ONLINERS seantero Indonesia ... ada kabar baik nih, ane dan teman-teman ane mau mengadakan Bimbel STAN Online buat kalian semua yang kurang dalam TPA dan TBI atau yg mau ningkatin skor try Out nya. kami membuka STTDUS Long Distance ^_^ Percayakan dengan kami,,, tahun lalu saat USM STAN 2011 ... Kami telah meluluskan hampir 200 orang ke STAN ^_^ fantastis bukan ??? semua kita ajarkan dan infokan sampe lulus di tahap III ... Bimbel STAN Online sudah termasuk Try Out STAN online 50 kali Sampai H-1 USM STAN. Lama belajar dimulai dari setelah Ujian Nasional, Hari Ibu Kita Kartini 21 Aril 2012, sampai H-1 USM STAN. Setelah USM STAN akan diberi informasi2 mengenai tips n trik jitu sukses tahap 2 (tes fisik) dan tahap 3 (tes assessment) langsung dari mahasiswa STAN program D1 yang telah berpengalaman. Jumlah pertemuan tergantung paket yang dipilih dan kapan H-1 USM STAN diadakan.

CP dan Pendaftaran :
  • 0856 168 1192 ( Kak TO )  
  • 0857 1058 5899 ( Kak STTDUS )

1. Paket Murah Meriah (PMM):
Jumlah pertemuan seminggu 4 kali 2 pertemuan hanya memberikan materi Tes Potensi Akademik (TPA) atau Tes Bahasa Inggris (TBI), 2 pertemuan lagi soal bahas TPA atau TBI. Jumlah members di group fb tak terbatas. Biaya investasi = 150.000,- Note Bagi yang sudah ikut bimbel online (TPA n TBI) hanya membayar 50.000,-, yg TBI aja 100.000 Bagi yang sudah ikut Try Out Online by STTDUS hanya membayar 100.000,-
2. Paket Eksklusif (PE):
- PE TPA dan TBI Jumlah pertemuan seminggu 2 kali pertemuan jika mengambil PE TPA dan TBI. - PE TPA atau PE TBI Jumlah pertemuan seminggu 1 kali pertemuan jika mengambil PE TPA atau PE TBI. Sekali pertemuan mencangkup materi dan soal bahas TPA atau TBI Keunggulan, di group hanya 5-7 orang jdi bisa lebih fokus belajarnya dan bisa komunikasi langsung dengan pengajar lewat chating facebook online. Biaya Investasi= jika ngambil PE TPA dan TBI= 299.000,- Jika ngambil PE TPA atau PE TBI= 199.000,-
3. Paket Jaminan Lulus (PJL):
Sudah termasuk TPA dan TBI Jumlah pertemuan seminggu 2 kali. Sekali pertemuan mencangkup materi dan soal bahas TPA atau TBI. Biaya Investasi= 399.000,- Keunggulan: Jika Gagal USM STAN tahap pertama (tes USM STAN) uang kembali 200.000,. Sarat uang kembali minimal kehadiran ikut bimbel dan Try Out 80% dari pertama kali bergabung di bimbel PJL. Terbatas untuk 10 orang di dalam group. bisa komunikasi langsung lewat chating online
4. Paket Privat (PP):
- PP TPA dan TBI Jumlah pertemuan seminggu 2 kali pertemuan jika mengambil PP TPA dan TBI. - PP TPA atau PP TBI Jumlah pertemuan seminggu 1 kali pertemuan jika mengambil PP TPA atau PP TBI. Sekali pertemuan mencangkup materi dan soal bahas TPA atau TBI. Keunggulan: Siswa boleh milih kapan waktu belajar dengan menyesuaikan jadwal pengajar. Terbatas di dalam group hanya seorang jadi sangat fokus belajarnya, bisa komunikasi langsung secara personal lewat chatting online. Biaya Investasi= jika ngambil PP TPA dan TBI= 599.000,- Jika ngambil PP TPA atau PP TBI= 350.000,-

Semua Paket yg dipilih sudah termasuk ebook soal2, materi TOEFL, sofware TOEFL dan lain2.

Mekanisme Belajar:
Nanti kakak buatkan group belajar di group facebook tersendiri, disitu akan kakak publish soal2 dan materi yg diajarkan, jadi bisa online pake hp atau warnet, atau laptop, PC yg bisa internetan. bisa juga nanti komunikasi lewat chating online. (jadi kalau pun diantara peserta bimbel gk bisa online di jam Bimbel saat sedang ada kesibukan, bisa lihat history apa aja yg diposting)

Cara belajar via facebook kalian bisa belajar menggunakan hp atau via chating online.
lama belajar @1 jam 15 menit. Yang berminat please sms di no hp Kak TO 0878 0868 3867

Pembayaran via mandiri ( transfer )
via mandiri
silahkan hubungi CP diatas

klu udah transfer sms dengan format:
nama lengkap+nama di facebook+Paket Bimbel yg dipilih+lokasi+atas nama siapa+nominal uang transfer.

Contoh: Budi Setiadi mau pilh Paket Private yg TBI aja, maka formatnya.
Budi setiadi+Budi celalu cayang mamah+PP TBI+Jakarta+Alex Fergusen+350.000

kirim ke:
  • 0856 168 1192 ( Kak TO )  
  • 0857 1058 5899 ( Kak STTDUS )

Soal dan Pembahasan TPA ( 10 nomor )

Soalnya
Soal Latihan di Gtup STTDUS:
Sinonim 1. KONSOLIDASI A. Pemurnian B. Pemisahan C. Penggabungan D. Kepartaian Antonim 2.KOLEKTIF A. mandiri B. sendiri C. individu D. selektif Analogi 3. Cyber : data : Cracker A. Pasar : sayur : pembeli B. Negara : kekayaan : koruptor C. Sekolah : bangku : murid D. Taman : Bunga : kolam Kuantitatif 4.Di sebelah kiri dan kanan jalan sepanjang 3 km, akan ditanami pohon turi. Jika jarak antar pohon lainnya 15 m, maka jumlah pohon turi yang diperlukan sebanyak …pohon. A. 200 B. 201 C. 400 D. 402 5. Andi melihat sebuah film di bioskop. Durasi film tersebutadalah 1 6/8 jam. Jika film mulai diputar pada pukul 19.30, maka film tersebut selesai pada pukul… A. 21.15 B. 21.05 C. 21.25 D. 21.00 6. Sebuah bilangan jika dikalikan 7 dan hasilnya dikurangi 7 kemudian hasilnya dibagi 7 akan menghasilkan bilangan 14. Berapakah angka tersebut …. A. 14 B. 15 C. 20 D. 21 7. Rata – rata tinggi sekelompok anak laki – laki dan perempuan masing – masing 170,5 cm dan 162,5 cm. jika rata – rata gabungan dari keduanya adalah 167,5 cm. perbandingan jumlah anak laki – laki dan peempuan adalah A. 3 : 2 C. 5 : 3 B. 2 : 3 D. 3 : 5 8. Berapa galonkah 36 dm3 + 10.000 cm3 + 15 liter + 0,00002 dam3 + 0,009 m3? (1 galon = 4,5 liter) A. 250 galon B. 25 galon C. 200 galon D. 20 galon 9.Lima tahun yang lalu usia Aji adalah 2/3 dari usianya sekarang. Sepuluh tahun yang akan datang perbandingan antara usia Nadia dan Aji adalah 4 : 5. Berapakah usia Nadia pada 7 tahun yang akan datang? A. 10 B. 15 C. 17 D. 27 10.Sebuah survey mengenai bagaimana warga berolahraga, mendapatkan data sebagai berikut: 75% jalan kaki, 50% lari pagi, 10% tidak berolahraga. Berapa persen yang melakukan keduanya ? A. 10% B. 15% C. 40% D. 35%

Soalnya
Pembahasan Soal Latihan di Gtup STTDUS:
1.C 2.B 3.B 4.D 3 km = 3000 m jumlah untuk 2 sisi jalan = 2 x 3000/15 = 400 ditambah 2 pada titik awal = 402 5. A. 14/8 jam = 14/8 jam x 60 menit = 1 jam 45 menit 19.30 + 1.45 = 21.15 6. B. (7a – 7)/7 = 14 ; a = 15 7.C ( pake cara cepet, anak STTDUS taulah ^_^ ) 8.C 36 L + 10L + 15L + 20L + 9 L 90 L : 4,5 = 200 galon 9. C. n+10/a+10 = 4/5 5N + 50 = 4A + 40 5N=50, N=10, Sehingga 10 + 7 =17 10.D 100% = 75% + 50% - N + 10% N = 35%
Terima kasih atas waktunya untuk mengerjakannya ^_^

semangaat yaa