Website counter
Tampilkan postingan dengan label Tes Kesehatan dan Kebugaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tes Kesehatan dan Kebugaran. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Maret 2012

Tips Dan Trik Supaya Tidak Ngos Ngosan Saat Berlari


Bernapas dengan benar adalah aspek yang sangat penting ketika seseorang berlari agar ia tidak merasa sesak napas. Untuk itu ketahui trik bernapas yang benar ketika sedang berlari.
Kebanyakan orang berpikir olahraga lari hanya mengandalkan kaki dan bantuan dari lengan, itu salah. Karena sistem pernapasan memainkan peran penting dalam efektivitas pelari. Jika ia mampu membawa lebih banyak oksigen maka ia akan lebih kuat dibanding temannya.
Ketika berlari maka secara alami seseorang akan kehabisan napas, karena otot-otot membutuhkan oksigen lebih banyak saat melakukan aktivitas fisik. Selain itu paru-paru juga bekerja lebih keras untuk menyerap oksigen dari udara.
Memiliki pola pernapasan yang efisien saat berlari akan membuat seseorang lebih efektif dan efisien dalam mendapatkan oksigen ke otot sehingga meningkatkan daya tahan dan bisa berlari lebih jauh serta lebih nyaman.
Mengoptimalkan ritme napas adalah hal yang sederhana, ikuti langkah-langkah berikut untuk membantu mengembangkan pola pernapasan ketika berlari, seperti dikutip dari Lifemojo, Kamis (23/2/2012) yaitu:
1. Bernapas dari mulut
Menggunakan mulut untuk napas memungkinkan lebih banyak oksigen yang masuk dan karbon dioksida yang keluar dibanding dari hidung. Jika mencoba bernapas dari hidung sambil berlari membuat otot-otot wajah mengencang dan rahang cenderung mengepal atau mengeras.
Sedangkan napas melalui mulut akan mendorong otot-otot wajah untuk rileks sehingga menciptakan ketenangan dan lebih santai. Jika mulai merasa kehabisan napas maka perlambat sedikit larinya.
2. Gunakan pernapasan perut lebih sering
Cobalah bernapas dari perut atau diafragma dan bukan dada. Cara melatihnya berbaring terlentang dan lihat gerakan perut saat bernapas. Jika seseorang bernapas dengan benar maka seharusnya perut naik dna turun setiap kali napas, sementara dada kurang bergerak. Lakukan teknik ini saat berlari.
3. Mengambil napas pendek dan dangkal
Menariknapas terlalu panjang dan dalam bisa membuat seseorang tidak mampu belari jauh atau lama, untuk itu bernapaslah pendek secara dangkal sehingga leih mudah mengatur napas.
4. Napas yang dilakukan berirama
Hal utama yang perlu diingat adalah sebaiknya menarik dan mengeluarkan napas secara konsisten atau berirama, terlepas dari seberapa cepat seseorang berlari. Misalnya ada orang yang setiap 2 langkah lari baru mengambil napas, tapi ada juga yang 3 langkah setiap napasnya. Pola ini disesuaikan dengan kondisi tubuh.
5. Dengarkan napas Anda
Gunakan telinga untuk mengontrol pernapasan. Jika mendengar napas mulai terengah-engah maka kurangi kecepatan berlari, jika sudah mulai stabil bisa secara perlahan ditingkatkan kecepatannya.
Bernapas dengan benar akan sangat penting untuk menurunkan stres dan meningkatkan stamina fisik yang tepat. Belajar untuk fokus pada pernapasan saat berlari memang tidak mudah, tapi hal ini bisa dilatih ketika sedang berjalan hingga nantinya tubuh menjadi terbiasa.

Sabtu, 01 Oktober 2011

Sekilas Tentang Tes Kesehatan USM STAN ( tahap 2 )

test kesehatan taun lalu mungkin ga jauh beda sama taun ini.
coba di cek ini tes kesehatan taun lalu  :

(untuk cowok, mungkin sama ato agak kurang buat cewek)
1. Tes tensi dan kesehatan sama tim dokter yang sudah di sediakan.
Tes kesehatan meliputi :
  • Test mata max minus 3 ( untuk BC , untuk jurusan lainnya bebas )
  • Test varises ( mungkin ada )
  • Untuk sekitar perut , bagian sekitar perut ada yg di teken2  ( ane gatau cek apa, cuma dokter yg tau ).
  • Lutut juga di ketuk pake palu kecil gitu .
  • Gigi tidak ikut dalam pengecekan :) . jadi yang ompong gapapa gan , asalkan jangan gak ada giginya aja, nanti pas ketawa gak ada giginya kan malu wkwkw :D

2. lari 12menit harus dapet minim 2 KM.
3. Lari angka 8 (shuttle run) harus dapet 3x putaran di bawah 20 detik.

tapi sebelum itu ada cek kesehatan, biasanya tinggi badan,dan penyakit lainnya kalo ada.


perokok boleh koq, yang penting sehat dan kalo bisa ada keterangan surat dokter :D

sekian,

Admin STTDUS