Website counter
Tampilkan postingan dengan label Materi TPA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi TPA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Mei 2012

Pengenalan Pola Deret Angka dan Huruf


Pengenalan pola (pattern recognition) merupakan salah satu hal yang sering diujikan dalam test IQ, TPA, TBS dan Psikotes. Soal bisa berupa deretan gambar, angka, atau simbol lainnya. Bikin soalnya juga relatif mudah. Tinggal tentukan pola yang diinginkan, sesuai tingkat kesulitannya, kemudian gambarkan/tuliskan anggota-anggota awal dari pola, kemudian pembuat soal tinggal meminta orang lain meneruskannya.

Untuk menghindari ambiguitas (pola yang berlainan memiliki anggota-anggota awal yang sama, sehingga memungkinkan jawaban lebih dari satu macam), banyaknya anggota awal yang ditampilkan dalam soal harus mencukupi. Untuk keseragaman, dalam topik ini usahakan soal terdiri dari 6 suku awal, dan jawaban berupa dua suku selanjutnya, disertai pola yang dipakai.

Contoh :
soal : 1, 2, 3, 4, 5, 6, ..., ...
jawab: 7, 8
pola : suku berikutnya adalah suku sebelumnya ditambah 1.

Contoh :
soal : 14, 17, 20, 23, 26, 29, ..., ...
jawab: 32, 35
pola : suku berikutnya adalah suku sebelumnya ditambah 3.

Contoh :
soal : 1, 2, 3, 5, 8, 13, ..., ...
jawab: 21, 34
pola : suku berikutnya adalah hasil penjumlahan dari suku sebelumnya.

Dalam pengenalan pola, membuat soal jauh lebih mudah daripada menyelesaikannya  :P.

Jadi cobalah membuat soal terlebih dahulu. Yang sederhana saja dulu, namun usahakan agar soal yang kamu  buat tidak ambigu (dapat diselesaikan dengan beberapa macam cara sekaligus). Posisi jawaban juga tidak harus di ujung belakang soal, bisa saja ditaruh di depan atau di tengah. Biasanya soal seperti ini akan membutuhkan pemikiran yang lebih panjang untuk menjawabnya.

Silakan yang punya soal pengenalan pola yang menantang untuk ditampilkan di post komentar ^_^
semoga bermanfaat 

Sabtu, 31 Maret 2012

Yuk Belajar Berhitung Tanpa Kalkulator!

Siapa bilang matematika itu sulit? Dulu memang saya merasa takut terhadap matematika, begitu dihadapkan dengan pertanyaan yang mengandung angka saya seperti menyerah sebelum berperang. Tapi begitu tau tips dan triknya, saya jadi mulai menyukai matematikan.

Bagaimana tips dan triknya? Yuk belajar bersama..

1. Perkalian 5, 25 dan 125
Perkalian dengan menggunakan angka 5 adalah sama halnya mengalikan dengan angka 10 kemudian dibagi 2,

Contoh :
12×5 = (12×10)/2 = 120/2 = 60.
64×5 = (64×10)/2 = 640/2= 320.
4286×5 = 42860/2 = 21430.

Catatan : untuk perkalian dengan 10, cukup menuliskan angka 0 saja dibelakang angka yang akan dikalikan.

Untuk perkalian dengan menggunakan angka 25 adalah sama halnya mengalikan dengan 100 kemudian dibagi 4, atau bisa juga dengan mengalikan 100 kemudian dibagi 2 sebanyak 2 kali.

Contoh :
64×25 = (64×100)/4 = 6400/4 = 1600 atau ((64×100)/2)/2 = 3200/2 = 1600
58×25 = (58×100)/4 = 5800/4 = 1450 atau ((58×100)/2)/2 = 2900/2 = 1450

Untuk perkalian dengan menggunakan angka 125, adalah sama halnya mengalikan dengan 1000 kemudian dibagi 8, atau bisa juga dengan mengalikan 1000 kemudian dibagi 2 sebanyak 3 kali.

Contoh :
32×125 = (32×1000)/8 = 32000/8 = 4000 atau ((32×1000)/4)/2 = 4000.
48×125 = (48×1000)/8 = 48000/8 = 24000/4 = 12000/2 = 6000.

Gimana? Sudah bisa dipahami? Kalau sudah yuk lanjut lagi…

2. Perkalian 9, 99 dan 999
Mengalikan angka 9 adalah sama halnya dengan mengalikan dengan angka 10 kemudian dikurangi dengan angka yang akan dikalikan.

Contoh :
9×9 = (9×10)9 = 90-9 = 81.
46×9 = (46×10)-46 = 460-46 = 414.
68×9 = (68×10)-68 = 680-68 = 612.

Untuk perkalian 99 adalah sama halnya dengan mengalikan dengan angka 100 kemudian dikurangi dengan angka yang akan dikalikan.

Contoh :
46×99 = (46×100)-46 = 4600-46 = 4554.
55×99 = (55×100)-55 = 5445

Untuk perkalian 999 adalah sama halnya dengan mengalikan dengan angka 1000 kemudian dikurangi dengan angka yang akan dikalikan.

Contoh :
38×999 = (38×1000)-38 = 38000-38 = 37962.

Simple kan? Belum selesai nih, ayo lanjut lagi…

3. Perkalian 11
Perkalian 11 dapat dibuat lebih mudah hanya dengan menjumlahkan angka yang akan dikalikan dimulai dari urutan paling belakang (Kanan ke Kiri).

Contoh :
436×11 = ????

Untuk mengalikan 436 dengan 11, dimulai dari kanan ke kiri.
Pertama, tulis angka paling belakang yaitu 6.
Kemudian mulai jumlahkan angka 6 dengan angka yang ada disebelahnya yaitu 3 = 6+3 = 9, tuliskan angka 9 disebelah kiri angka 6 yang sebelumnya ditulis tadi
Lanjut lagi, jumlahkan angka 3 dengan angka 4 = 3+4 = 7, tuliskan angka 7 disebelah kiri angka 9
Terakhir, tuliskan angka yang paling depan di posisi paling kiri pada hasil yang kita tulis sebelumnya (disebelah kiri angka 7).

Jadi, 436×11 = 4796.

Gimana? Bingung ya? Contoh lagi ya…

3254×11 = (3)(3+2)(2+5)(5+4)(4) = ?????

Ditulis mulai dari kanan ke kiri ya…
Tulis angka 4 di sebelah kanan
Kemudian jumlahkan 4+5 = 9
Jumlahkan lagi 5+2 = 7
Lagi, 2+3 =5
Terakhir tuliskan angka 3 dipaling kiri

Jadi, 3254×11 = 35794

Contoh lagi yuk, lebih sulit nih…

4657×11 = (4)(4+6)(6+5)(5+7)(7).


Seperti sebelumnya, tetap menulis angka dari kanan ke kiri.
Mulai dari kanan tuliskan angka 7.
Lalu 7+5 = 12, tuliskan 2 dan simpan angka 1.
Kemudian 5+6 = 11, tambah 1 yang tadi disimpan = 12. Tuliskan 2 dan simpan lagi angka 1.
Lagi, 6+4 = 10, tambah 1 yang tadi dsimpan = 11. Tuliskan 1 dan simpan lagi angka 1-nya.
Terakhir, ditulis dipaling kiri adalah angka 4 tetapi ditambahkan dengan angka 1 tadi disimpan terakhir kali. 4+1= 5

Maka, 4657×11 = 51227

Udah lancar?
Belum seberapa nih.. Dicoba-coba dan diingat dulu, besok kita sambung lagi ya…

Contoh Latihan Soal Perbandingan Umur

Soalnya
Soal tentang umur:
1. Delapan tahun yang lalu, umur A sama dengan 3 kali umur B. Sekarang umurnya menjadi 2 kali umur B. Berapakah jumlah umur mereka?
a. 42.
b. 45.
c. 46.
d. 48 .

2. Lima tahun yang akan datang, umur Adik ¾ umur kakak. Berapa umur Adik sekarang jika 3 tahun yang lalu umur Adik ½ umur kakak?
a. 6 tahun
b. 7 tahun
c. 8 tahun
d. 9 tahun

3. Umur Rudi sekarang adalah 60 tahun, pada 15 tahun yang lalu umur Rudi 5 kali lipat umur Anto, Umur Anto sekarang adalah :
a.17 th
b.20 th
c. 24 th
d. 26 th

4. Umur Sule sekarang dua kali umur Azis. Tiga tahun yang akan datang, umurnya sama dengan tiga perdua umur Azis. Umur Sule sekarang adalah …
a. 6 tahun
b. 8 tahun
c. 9 tahun
d. 12 tahun

5. Seorang ayah mempunyai 2 anak kembar. Jika jumlah umur ketiganya 76 tahun, sedang jumlah umur ayah dan seorang anaknya 64 tahun, maka umur ayah……
a. 34 c. 51
b. 42 d. 52

6. Tujuh tahun yang lalu umur Ani adalah dua pertiga dari umur Ima. Delapan belas tahun yang akan datang perbandingan umur Ima dan Ani adalah 8 : 7. Perbandingan umur Ani dan Ima tiga tahun yang akan datang adalah …
A. 3 : 4
B. 4 : 5
C. 5 : 6
D. 6 : 7


Pembahasannya

Judul Spoiler:
1.
Jelas Jawaban D
8 thn lalu--> A=3B
Skrg--> A=2B

8 thn lalu --> A-8=3(B-8)
A=3B-24+8
A=3B-16...(1)
subtitusikan ke umur skrg
A=2B
3B-16=2B
B=16 thn

A=3B-16
A=3(16)-16
A=32 thn
jadi, A+B= 32+16= 48 thn

2. Pembahasan nomor 2 :
Jawaban B.
Umur adik = X sekarang
Umur kakak = Y sekarang

X + 5 = ¾ (Y + 5) ...........persamaan (1)
X – 3 = ½ (Y – 3) ...........persamaan (2)

Persamaan (1).....X + 5 = ¾ Y + 15/4
Persamaan (2).....X – 3 = ½ Y – 3/2 _

8 = ¼ Y + 21/4
¼ Y = 8 – 21/4
¼ Y = 11/4, maka Y = 11
masukkan Y ke salah 1 persamaan ( misal saya masukkan ke persamaan 1 )
Persamaan (1)..... X = ¾ (11 + 5) – 5 => X = 7 tahun

Pembahasan soal nomor 3 :
Jawaban C.
Umur Rudi 15 tahun yang lalu adalah 60 th – 15 th = 45 th
Umur Anto 15 tahun yang lalu = 45 th : 5 = 9 th
Umur Anto sekarang = 9 th + 15 th = 24 th

Pembahasan nomor 4 :
Jawaban A.
S= 2A -> S+3 = 3/2(A+3)
2A+ 3 = 3/2 A + 9/2
½ A = 3/2
A = 3
S= 2A -> 6

Pembahasan nomor 5 :
Jawaban D.
Misal : umur ayah = A dan umur anak = b.
maka,
A + 2B = 76
A + B = 64 -
--------------
B = 12.
jadi umur ayah = A +B = 64 ,
A + 12 = 64
A = 52.

Pembahasan nomor 6 :
Jawaban B.

misal umur Ani = A dan umur Ima = I.
A - 7 / I - 7 = 2/3
I +18 / A + 18 = 8/7.
nah di sederhakan dengan di kali silang ^_^
A - 7 / I - 7 = 2/3 => 3A -21 = 2i -14 => 3A - 2i = 7. ....(1)
I +18 / A + 18 = 8/7 => 7i + 126 = 8A + 144 => -8A + 7i = 18 ...(2)
eliminasi deh
3A - 2i = 7..(1) | x 7| 21A - 14i = 49
-8A + 7i = 18 ...(2) |x 2|-16A+14i = 36 +
-------------------------------------------
5A = 85.
A = 17.

maka I =>3A - 2i = 7 => 3(17) - 2i = 7 => 51 - 2i = 7 -> -2i = -44 -> i = 22.

jadi A =17 tahun dan I = 22 tahun. ( Umur sekarang )
yang di tanya kan 3 tahun yang akan datang , jadi :
A+3/I+3 =17+3/22+3 =20/25 =4/5


Minggu, 04 Maret 2012

Sekilas Tentang Analogi Beserta Tips dan Trik Mengerjakan by STTDUS

Tes Analogi
Tes ini dikembangkan dari tes persamaan (similariti). Selain kemampuan bahasa juga kemampuan logika serta berpikir secara abstrak. 
Tes ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan kalian perihal arti atau makna yang tersirat dari kata, fungsi kata, dan pemakaian berikut padanan fungsi (analog) dengan kata lain. Perlu kalian ketahui disini bahwa tes ini seluruhnya mengandalkan daya nalar kalian untuk mencari hubungan kata yang tepat. Jadi, meskipun soalnya sederhana, akan tetapi walaupun demikian dapat pula menimbulkan persoalan pada mereka yang kurang cerdas.

Tips STTDUS ACT About Analogi :
  • Tentukan dulu jenis kata pada soal ( apakah kata kerja, kata benda, kata sifat, dll )
  • Cari pilihan jawaban yang jenis katanya sama dengan soal karena kebanyakan jenis kata soal dan jawaban yang benar adalah sama !
  • Yang paling penting dalam menghadapi soal semacam ini adalah menemukan kata kunci atau hubungan KHUSUS / UNIK dari dua atau lebih kata yang diberikan. 
  • Semakin KHUSUS atau SPESIFIK, maka akan semakin mudah untuk menemukan hubungan yang paling sesuai.

dilarang keras meng-copy paste artikel ini baik sebagian/keseluruhan untuk disebarkan tanpa seizin penulis

Rabu, 15 Februari 2012

Sekilas Materi Tentang Sinonim, Antonim, dan Kosakata

sinonim, kosakata, dan antonim kisaran jumlah total pertanyaan 10-20 soal ( dalam USM STAN ).
biasanya 1/2 dr jumlah tsb adalah kata2 yang biasa di pakai, sisanya hanya di pakai orang2 yangberwawasan tinggi..
kemampuan berbahasa seseorang biasanya di nilai dari kosakatanya.
asal tau kosakatanya, antonim pasti lewat deh gan :p .


solusinya :
sering membaca, baik dari koran , browsing artikel dan lain2 .
semakin sering membaca, penalaranmu semakin bagus untuk memperkirakan artinya .
tapi lebih baik, arti kata tersebut tidak kita biarkan bgitu saja karna kan lebih baik tau arti yang sebenarnya .
tandai kata2 baru dan cari tau artinya lewat kamus atau kunjungi artikataDOTcom .
terus ngisi TTS juga ngebantu bgt plus nambah wawasan juga .


tipsnya :
untuk antonim :
Amati pilihan jawaban, carilah dua jawaban yg berlawanan ! 
Seringkali jawaban soal ANTONIM berada pada salah satu dari 2 kata yg berlawanan tsb .


Untuk sinonim :
* biasanya dalam pilihan yang kata2nya / bunyinya hampir sama biasanya itu salah .
ex : sporadis
a. spora .
b. jamur .
c. jarang .
d. kerap .


jelas salah opsi a dan b salah.
nah tinggal cari artinya sporadis apa, 
kalo di tanya sinonim maka jawabnya C. JARANG , 
tapi kalo di tanyanya antonim maka jawabannya D. Kerap ( sering )


wkwk uda dulu yaa , kalo ane ada waktu ane post yang lainnya


semoga membantu.


-riev-


dilarang keras meng-copy paste artikel ini baik sebagian/keseluruhan untuk disebarkan tanpa seizin penulis